Surabaya, Ma’arif Jatim – Lembaga Sertifikasi Profesi Pusat Pendidikan Ma’arif NU Jawa Timur (LSP P2MJ) menggelar Internalisasi Asesmen di ruang rapat kantor PWLP Ma’arif NU Jatim, Sabtu (30/8/2025). Kegiatan ini menjadi tahap awal sebelum pelatihan dan uji kompetensi asesor yang dijadwalkan berlangsung dua pekan mendatang.
Direktur LSP P2 Ma’arif NU Jatim, Faris Mushlihul Amin, menjelaskan bahwa internalisasi asesmen ini merupakan bagian penting dalam menyiapkan dan memperkuat kualitas peran asesor baru maupun asesor lama.
“LSP P2 Ma’arif punya asesor lama dan kini juga merekrut calon asesor baru dari guru-guru SMK yang bekerjasama dengan kami. Pesertanya 22 orang, berasal dari berbagai daerah seperti Probolinggo, Lamongan, Malang, bahkan ada juga dari SMK Muhammadiyah,” ungkap Faris.
Menurutnya, keberadaan asesor yang andal sangat penting dalam mendukung program uji kompetensi siswa SMK yang akan digelar di tahun 2025 bersama sejumlah mitra industri.
“Harapannya, asesor yang kami siapkan ini bisa menjadi mitra sekaligus garda terdepan untuk memastikan layanan kepada anak didik maksimal. Dengan begitu, siswa dapat memiliki keahlian sesuai unit kompetensi dan terserap oleh dunia usaha maupun industri,” tambahnya.

Sementara itu, Sekretaris PWLP Ma’arif NU Jatim, M. Fakhrul Irfan Syah, M.Sos., menilai internalisasi asesmen ini sebagai titik awal yang baik bagi LSP P2 Ma’arif NU Jatim dalam memperkuat mutu pendidikan vokasi.
“Kami berharap calon asesor ini menjadi ujung tombak yang runcing, bisa memberikan pelayanan prima dan berkontribusi nyata bagi kemajuan pendidikan, tidak hanya di Ma’arif tetapi juga di lingkungan lain,” ujarnya.

Irfan juga menekankan bahwa para asesor membawa peran ganda, tidak hanya sebagai tenaga profesional, tetapi juga sebagai representasi NU di bidang pendidikan.
“Selain bekerja secara profesional atas nama LSP, mereka juga menjadi brand ambassador NU. Artinya, dalam menjalankan tugasnya harus selalu mengedepankan moral, sikap, dan profesionalitas,” pungkasnya. (Admin)